Hujan Lebat, Bandar Lampung di landa Banjir

Bandar Lampung 18 Desember 2008, hujan lebat merata yang mengguyur seluruh kota Bandar Lampung sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 18.25 WIB membuat panic sebagian warga. Masalahnya saluran air yang ada di sekitar tidak mampu menampung debit air yang sangat besar, sehingga air dari parit maupun sungai keluar dari saluran.



Titik banjir di Bandar Lampung di antaranya berada di Kelurahan Kaliawi, Kampung Sawah lama, Pasar tugu, Jalan kartini, Jalan P. Antasari depan Vila Citra, sebagian wilayah rajabasa, dan Kelurahan Tanjung Baru Kecamatan Sukabumi.

Di kelurahan Tanjung Baru RT.003, air mencapai ketinggian 1 meter pada permukaan jalan, sedangkan di rumah penduduk ketinggian air mencapai 40-50 cm.

Menurut pak Samio warga Tanjung Baru RT.003 banjir sering terjadi di daerah tersebut pada tahun 2008 ini, sebelumnya jarang sekali banjir semenjak 10 tahun terakhir karena dulu saluran air sangat kecil hanya lebar 2 meter, sedangkan tahun 1997 mengalami perombakan saluran dan kini menjadi lebar 4 meter.

Banjir terjadi karena kurangnya daerah resapan air hujan yang terdapat pada daerah tertentu dan airnya langsung menuju ke saluran inti, sehingga saluran inti tidak mampu untuk menampung debit air yang besar.